Tampilkan postingan dengan label Pelita Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelita Hati. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Agustus 2012

Cilegon, Kota Perantauan Kedua

Setelah galau berbulan-bulan mencari lapangan pekerjaan, akhirnya 1 Agustus 2012 gue udah jadi karyawan.. Dulu sih kebayangnya gue bakal kerja di Jakarta, ternyata takdir berkata lain, gue kerja di Cilegon. Artinya gue bakal merantau lagi setelah kira-kira hampir 5 tahun gue kuliah di Bandung. Ketika mencari kerja dulu, gue emang udah niat. Di mana perusahaan yang nerima gue pertama, itulah rejeki yang Tuhan kasi ke gue, gak bakal gue tolak..

Yang jadi masalah ampe sekarang gue masih belom settle di Cilegon. Sering banget homesick. Beda pas gue pertama kali bermalam di Bandung, gue ngerasa excited banget bisa kuliah di sana. Homesick? Wah jarang bangetlah. Pulang ke Bekasi tuh kalo libur gak lebih dari 2 hari, hampir pasti nggak pernah.

Nah sekarang kita bahas yang Cilegon. Bukan berarti gue gak suka kerja di sini ya..malah kerja di sini pas banget ama jurusan gue. Tapi gue gak betah tuh karena 1: makanan!

Beda banget ama di Bandung yang menyediakan berbagai macam menu. Gue mau makan murah, deket. Mau makan mewah, deket. Mau makan protein hewani, banyak banget. Protein nabati, banyak juga. Mau makan sayur, gampang! Mau nyemil, banyak pilihan. Ada kebab, pisang ijo, kripik maicih, Kartika Sari, Amanda, jagung bakar, pisang bakar, martabak, apa aja yang lu mau ada dah. Mau wisata kuliner, se-Bandung tinggal pilih!!

Di Cilegon boro-boro bisa begitu, nyari tempat makan aja susah. Bahkan harga nasi cenderung lebih mahal. Bukannya gak ada tempat makan, tapi yang terdeket ama kontrakan gue cuma warteg, pecel, ama soto kol. Gue ulangin, soto kol! Iya, soto kol! Soto kol pake ayam, bukan soto ayam pake kol. Itu juga ayamnya kebanyakan lemaknya ketimbang dagingnya. Nah, kalo udah lemak gitu kan mesti diimbangi sayur kan. Sayur inilah yang langka banget di Cilegon, apalagi sayur kuah, beuuh. Di warteg ada sih sayur..tapi ya sedih gitu liatnya jadi gak selera.. Alhamdulillaah, kalo buah gue masi bisa beli di Alfamidi.

Harusnya kebutuhan pangan itu gak usah kita pikirin lagi sehingga kita bisa fokus sama kegiatan-kegiatan kita. Mana lagi bulan puasa jadi gak ada makan siang dari kantor. Padahal makan siang dari kantor itulah gue bisa dapet gizi yang lengkap. Kayanya puasa taun ini emang gue lagi ditempa banget.. Heuheu..

Sedih banget ya Allah standar hidup jadi agak di bawah gini.. Mungkin gue emang kurang bersukur, tapi kalo urusan perut gue gak ada toleransi. Solusinya mungkin gue harus masak. Kalo masak, artinya gue harus mulai beli gas (meski belom tau di mana tempat buat beli/tukar gas), terus gue juga mesti rajin bersihin peralatan makan dan masak. Emang effort jadi lebih, tenaga jadi lebih terkuras, tapi ya gakpapalah.. Hmm, kalo masak sayur berarti kudu dicuci dulu, tapi aer di kosan gue agak tercemar masa aer cemaran buat makanan. Piye toh??!

Intinya galau. End.

Kamis, 05 Mei 2011

April

... kawan setia TMNT (Teenage Mutant Ninja Turtles)
... bulan di mana saya terancam diwisuda
... mungkin akan menjadi nama anak saya kalau lahirnya di bulan April (eh?)
... ada lagi?

Selamat Malam

Sudah sekitar 2 minggu saya memiliki masalah pribadi yang tidak dapat disebutkan di sini.. Masalah tersebut sangat menurunkan moral saya. Akademis saya makin tidak karuan, tidak pernah kuliah, tugas terbengkalai, makan nggak teratur, dan lain-lain..

Galau.. Ya, kalo bahasa ababil (abege agak labil)-nya, saya ini galau. Apa yang harus saya lakukan??

First! Saya sudah merubah tampilan kamar kos saya. Nice job, setidaknya dapat me-refresh lingkungan saya sehari-hari yang notabene banyak di kos. Semoga dengan ini saya dapat semangat belajar mengingat ujian akhir semester sudah di depan pelupuk mata.

Lalu usaha berikutnya, I've been searching for Al-Qur'an recitation of late. Saya cari programnya di harddisk saya, ternyata sudah hilang. Sepertinya ada di harddisk lama yang sudah rusak.. Saya cari lagi MP3 recitation yang ada di harddisk, ternyata tidak. OMG, sudah dipindahkan ke mana? Padahal dulu ada. Lupa.

Kemudian, saya cari programnya di internet, yang berbahasa Indonesia (sepertinya buatan Sony Sugema), ternyata byte-nya gede banget, gak mungkin di-download dengan speed internet yang seperti ini.. Terus saya berencana mau beli programnya di penjual-penjual CD/DVD software bajakan yang bertebaran di sekitar kampus. Apa yang terjadi? Karena gak pernah kuliah jadi gak sempet kebeli. Sekalinya ke kampus, lupa.

Baru ingat sekarang ini jamannya Googling. Ketemu! Alhamdulillah. Yang ini sifatnya streaming, kalo gak online gak bakal bisa disetel. Buat yang penasaran, buka aja http://www.listen2quran.com .. Hebatnya, selain recitation (pembacaan), ada juga terjemahannya. Sayang saja tidak ada teks arab sehingga tidak bisa sambil belajar mengaji..

Saya sudah menandai situs tersebut di daftar situs-situs favorit saya yang ada di bagian atas blog ini. Semoga bisa bermanfaat bagi yang mengunjungi blog saya meskipun sepertinya tidak ada yang mengunjung, hahaha.

Yah, bagaimanapun semoga ini juga bisa jadi obat galau, sekaligus dapat memperbaiki kualitas aura kamar kos saya.. Amin.. :)

Sudah pukul 21:30 dan perut saya sudah berbunyi karena belum makan malam. Sekian saja, selamat makan, selamat beristirahat, dan selamat malam..

Jumat, 15 April 2011

Apapun Itu

Bener juga kata kompasianer satu ini ==> KLIK KANAN DAN OPEN LINK IN NEW TAB

Apapun itu, nulis ya nulis aja, mau jelek ato bagus, terserah pembaca mau nilai gimana. Gak usah ada aturan.

: )

Jumat, 28 Januari 2011

Hope It's Not Serious

"I wanted to run, run fast, learn from the world, then disappear, for a time when, and a place where, I can get back to you in a state of me that is very impressive.."

"Aku ingin berlari, berlari kencang, berguru kepada dunia, lalu lenyap, untuk suatu saat ketika, dan tempat di mana, aku dapat kembali kepadamu dalam keadaan diriku yang sangat mengesankan..
"

Kamis, 04 November 2010

Lack of Motivation

I don't know what I do. What's the point?

Should I turn over the 'wheel'?

Fuck off. I don't need materials.

I only need spiritual satisfication.

Sorry for my beloved mom and dad, maybe i can't make you proud in this way.. I'll promise to make it at the other places and times..

Bad, there's no piano here!

And even so is she..

:'(

Jumat, 22 Oktober 2010

Unsur Illuminati di ITB?

Hari ini saya liat beberapa publikasi, yang tertempel di Campus Center Institut Teknologi Bandung.. Kok malah mirip simbol Illuminati? Yang sangat khas dengan mata-satunya itu..



Gambar ini saya ambil pas mau pulang dari acara wisnite (malam wisuda) di kampus, tapi gambar ini sebenernya udah saya liat dari siangnya.

Yaa..kalo ngomongin teori konspirasi dunia sih gak akan ada habisnya. Saya sendiri belum terlalu percaya dengan adanya Illuminati, Freemason, atau apapun itu..

By the way, ITB Hall of Fame itu apa yak?

Gak penting, waktunya tidur..


Bandung, 02:15, 22-10-10

Kamis, 03 Juni 2010

Klise

A merupakan sesuatu yang terlalu saya banggakan jika berhasil diperoleh.
AB merupakan nilai yang paling sering membuat saya tidak merasa puas.
Sedangkan B adalah nilai yang paling jarang saya pergunjingkan.

C dan BC merupakan nilai pertengahan dan nilai yang sangat saya sesali.
Nilai D adalah murni kebodohan saya.
Sedangkan E lebih sering dikarenakan sebuah "pilihan".

Dan saya..adalah salah satu dari sekian banyak pelajar yang (denotatively) beruntung karena bisa mendapat serangkaian nilai-nilai itu, dari A sampai E.


Ya, A, AB, B, dan seterusnya, adalah komponen-komponen dalam indeks prestasi saya. Berbicara mengenai indeks prestasi, sebagian kalangan menganggap indeks ini merupakan hal yang tabu untuk dipublikasikan.

Sementara, saya menulis "denotatively*" di atas karena perasaan saya memang mengatakan demikian.

*)Denotatively = dalam makna sebenarnya.

Seringkali, seorang pelajar, sebutlah si A, merasa dirinya adalah manusia yang paling sial se-belantara kota karena nilainya tidak memuaskan. Namun, si B merasa puas dengan prestasinya meskipun masih lebih rendah daripada prestasi si A. Sementara itu, pelajar lainnya, si C, merasa rendah diri dan iri melihat prestasi si A. Perbedaan-perbedaan pandangan seperti itulah yang dapat menyebabkan "ketabuan" sebuah indeks prestasi.

Bersyukurlah!

Saya bukanlah orang populer, atau mungkin bukan orang bijak, bukan Mario Teguh, bukan pula seorang ulama. Tapi saya bisa mengatakan..bersyukur dan memiliki visi dapat menyelamatkan Anda ketika Anda jatuh.


[menghibur diri sendiri]